Okezone303 – Piala Presiden Esports 2020 hendak memainkan total 4 permainan.
2 antara lain ialah permainan terkenal di dunia ialah FreeFire serta Pro Evolution Soccer ataupun yang sepanjang ini diketahui bagaikan PES.

Dua cabang permainan lain yang dipertandingkan di Piala Presiden Esports 2020
merupakan game fruit dart serta satu permainan lokal yang hendak lekas diumumkan oleh panitia.

FreeFire diseleksi sebab jadi salah satu permainan terbanyak di dunia yang memiliki jenjang karier yang jelas, terdapat pula PES( Pro Evolution Soccer). Seluruh orang telah tahulah ya jika PES, “ucap pimpinan panitia Piala Presiden Esports 2020, Giring Ganesha.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Antusiasme partisipan buat turut Piala Presiden Esports 2020 sangat besar.

Apabila pada tahun kemudian cuma menjaring dekat 15 ribu pemain, saat ini terdapat 157, 661 pemain telah mendaftar.
Menariknya Piala Presiden Esports 2020 ini hendak diiringi oleh partisipan dari negeri orang sebelah di ASEAN.
” Nanti di final Indonesia hendak melawan negeri ASEAN semacam Kamboja, Thailand, Filipina, Vietnam, Malaysia serta Singapore. Jadi hendak jadi event internasional,” lanjut Giring.

Grand final Piala Presiden Esports 2020 rencananya hendak dilangsungkan pada 1- 2 Februari 2020 di ICE BSD, Tangerang.

Jelang Grand Final

Indonesia Esports Premiere League(IESPL) selaku pemerintah dalam penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020, mengadakan kunjungan ke Menteri Pariwisata serta Ekonomi Kreatif( Menparekraf) Wishnutama Kusubandio pada Selasa( 7/ 1/ 2020) siang Wib.

Dalam audiensi tersebut, Menparekraf Wisnitama menyoroti kemampuan esports
bagaikan industri hendak berfungsi besar terhadap perkembangan ekonomi Indonesia ke depan.

Baca Juga : Lonzo Ball Yakin La Melo Jadi Nomor Satu di NBA Draft 2020

Tidak cuma dari sisi ekonomi kreatif tetapi pula beririsan penuh dengan industri pariwisata.
Wisnutama mencontohkan, penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 yang berskala regional Asia Tenggara dengan mengaitkan tim- tim esports dari negara- negara orang sebelah, berpotensi menghidupkan sisi pariwisata.

“Kita dapat bercermin dari penyelenggaraan Asian Permainan 2018 kemarin, kalau kita sanggup jadi tuan rumah kejuaraan olimpik berskala besar.

Aku memandang Piala Presiden Esports 2020 juga demikian, kalau kita sanggup menyelenggarakan turnamen yang mengaitkan negara- negara lain serta berpontensi mendatangkan keuntungan dari sisi pariwisata,” kata Wisnutama.

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here